KKA (KODING DAN KECERDASAN ARTIFICIAL) KELAS X

 

NAMA GURU : Nur Eka Prawito, S.Kom.
MATA PELAJARAN : INFORMATIKA

ELEMENT : Literasi Digital


CAPAIAN PEMBELAJARAN : Pada fase E, Peserta didik mampu memahami konsep dasar kecerdasan artifisial dan penerapannya di kehidupan sehari-hari serta dunia pendidikan, menunjukkan sikap etis dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan AI, serta menyusun perintah (prompt) yang tepat untuk menyelesaikan masalah sederhana menggunakan AI generatif, dengan tetap menjaga kejujuran dan integritas akademik.


TUJUAN PEMBELAJARAN : LD.10.1 

Setelah mengikuti pembelajaran KKA pada topik ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian kecerdasan artifisial dan membedakannya dari kecerdasan manusia dan hewan.

  2. Mengidentifikasi contoh pemanfaatan AI di kehidupan sehari-hari (rekomendasi video, asisten virtual, pengenalan wajah, dan lain-lain).

  3. Menjelaskan secara umum peran AI dalam dunia pendidikan, termasuk manfaat dan tantangannya.

  4. Mendeskripsikan apa itu LLM (misalnya ChatGPT, Gemini, Grok) serta peran prompt engineering dalam mendapatkan keluaran yang relevan.

  5. Menyusun dan menguji beberapa contoh prompt yang jelas, spesifik, dan etis untuk menyelesaikan tugas belajar sederhana menggunakan AI generatif.

  6. Menunjukkan sikap bertanggung jawab ketika menggunakan AI: menjaga privasi data, menghindari plagiarisme, dan menggunakan AI sebagai alat bantu belajar, bukan pengganti proses berpikir. 

KEGIATAN PEMBELAJARAN : Materi

A. Pendahuluan

  1. Guru menyapa dan melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman peserta didik berinteraksi dengan AI, misalnya saat membuka kunci ponsel dengan wajah, mendapat rekomendasi video, atau menggunakan asisten virtual. 

  2. Guru mengaitkan pengalaman tersebut dengan topik KKA hari ini: “Kecerdasan Artifisial dan Penggunaan AI Generatif dalam Pembelajaran”.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan garis besar kegiatan yang akan dilakukan.

b. Kegiatan Inti

  • Eksplorasi Konsep Dasar AI

    • Peserta didik membaca ringkasan/slide tentang definisi kecerdasan artifisial, perbedaan dengan kecerdasan alami, serta contoh-contoh penerapannya. 
    • Diskusi kelas singkat untuk mengonfirmasi pemahaman.
  • AI dalam Kehidupan dan Pendidikan
    • Secara berkelompok, peserta didik mengidentifikasi manfaat AI di berbagai bidang (pendidikan, kesehatan, hiburan, transportasi) dan menuliskannya di lembar kerja. 
    • Kelompok mempresentasikan hasil diskusi singkat, diikuti klarifikasi dari guru mengenai manfaat sekaligus risiko (ketergantungan teknologi, kesenjangan digital, dan isu privasi).
    • Pengenalan LLM dan Prompt EngineeringGuru menjelaskan secara sederhana apa itu LLM (ChatGPT, Gemini, Grok), bagaimana model tersebut digunakan sebagai tutor virtual atau asisten penyusunan materi ajar, serta kelemahannya (halusinasi, bias). 
    • Guru memperkenalkan konsep dasar prompt engineering: merancang perintah yang jelas, spesifik, berfokus pada tujuan, dan disertai konteks. 
  • Latihan Menyusun Prompt
    • Peserta didik bekerja dalam kelompok kecil.
    • Setiap kelompok diminta menyusun beberapa prompt untuk:

      Meminta penjelasan konsep AI yang dekat dengan kehidupan mereka.
    • Menghasilkan ide proyek kecil berbasis AI untuk lingkungan sekolah.
    • Kelompok menguji prompt yang dibuat menggunakan platform AI generatif yang telah disiapkan guru (misalnya Gemini di laptop sekolah), kemudian membandingkan hasil keluaran: mana yang paling relevan dan mudah dipahami.
    • Peserta didik merefleksikan ciri prompt yang “baik” berdasarkan pengalaman praktik.

Refleksi Etika Penggunaan AI

  • Guru memandu diskusi tentang lima prinsip etis: transparansi, perlindungan privasi dan keamanan data, keadilan dan inklusivitas, akuntabilitas, serta integritas akademik.
  • Peserta didik menganalisis satu-dua contoh kasus sederhana, misalnya:

  • Menggunakan AI untuk mengerjakan tugas tanpa memahami materi.
  • Mengunggah data pribadi ke aplikasi AI tanpa membaca kebijakan privasi.

Kelompok menyimpulkan sikap yang seharusnya diambil dalam setiap kasus.

METODE PEMBELAJARAN : 

Metode yang digunakan dapat dipadukan sesuai kebutuhan kelas, antara lain:
  1. Ceramah interaktif untuk pengenalan konsep dasar.
  2. Diskusi kelompok dan presentasi untuk mengeksplorasi manfaat, risiko, dan etika AI.
  3. Praktik langsung (demonstrasi dan latihan menyusun prompt) menggunakan perangkat dan platform AI generatif.
  4. Project based learning skala kecil melalui tugas pengembangan ide/proyek berbasis AI untuk lingkungan sekolah.
  5. Refleksi individu untuk menumbuhkan sikap bertanggung jawab dan integritas akademik dalam penggunaan AI.


KELAS : X

WAKTU : RABU, 28 Januari 2026

LD.10.1 PPM KKA (KODING DAN KECERDASAN ARTIFICIAL)

PERTEMUAN SEMESTER GENAP : 6

 

Dasar-Dasar Pemrograman Python 




Materi Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA)

Pendahuluan

Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial menuntut peserta didik untuk memiliki kemampuan berpikir komputasional serta keterampilan pemrograman dasar. Salah satu bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan saat ini adalah Python. Python dikenal karena sintaksnya yang sederhana, mudah dipahami, serta digunakan secara luas pada bidang kecerdasan artifisial, analisis data, pengembangan aplikasi, dan otomasi sistem.

Materi ini bertujuan untuk memperkenalkan Python dasar secara bertahap, dimulai dari proses instalasi hingga penerapan konsep pemrograman dasar seperti output, variabel, dan struktur kode sederhana.


A. Pengenalan Bahasa Pemrograman Python

Python adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang dikembangkan untuk memudahkan manusia dalam menuliskan perintah komputer. Python menggunakan struktur kode yang rapi dan mudah dibaca, sehingga sangat sesuai untuk pemula.

Karakteristik Python

  1. Sintaks sederhana dan mudah dipahami

  2. Tidak memerlukan tanda kurung kurawal {}

  3. Menggunakan indentasi (spasi) untuk menentukan blok program

  4. Mendukung berbagai paradigma pemrograman

  5. Banyak digunakan dalam pengembangan kecerdasan artifisial


B. Instalasi Python

1. Instalasi Python di Windows

Langkah-langkah instalasi Python:

  1. Buka peramban internet

  2. Kunjungi situs resmi Python:
    https://www.python.org

  3. Pilih menu Downloads

  4. Klik Download Python (versi terbaru)

  5. Jalankan file installer

  6. Centang opsi “Add Python to PATH”

  7. Klik Install Now

  8. Tunggu hingga proses instalasi selesai




2. Mengecek Instalasi Python

Setelah instalasi selesai:

  1. Buka Command Prompt

  2. Ketik perintah berikut:

python --version

Jika Python berhasil terpasang, maka akan muncul informasi versi Python.


C. Menjalankan Python

Python dapat dijalankan dengan dua cara utama:

  1. Mode Interaktif (Interactive Mode)

  2. Mode File (.py)

1. Mode Interaktif

Mode ini digunakan untuk mencoba perintah Python secara langsung.

Langkah:

  1. Buka Command Prompt

  2. Ketik:

python
  1. Akan muncul tanda >>> yang menandakan Python siap menerima perintah


D. Output pada Python

Output adalah hasil yang ditampilkan oleh program ke layar.
Dalam Python, output ditampilkan menggunakan fungsi print().

Contoh Program Output

print("Hello World")

Hasil Output

Hello World

Keterangan:

  • print() digunakan untuk menampilkan teks atau data

  • Teks harus ditulis di dalam tanda petik " "


E. Variabel dalam Python

Variabel digunakan untuk menyimpan data.
Python tidak memerlukan deklarasi tipe data secara eksplisit.

Aturan Penulisan Variabel

  1. Tidak boleh diawali angka

  2. Tidak boleh mengandung spasi

  3. Bersifat peka terhadap huruf besar dan kecil

  4. Gunakan nama yang bermakna

Contoh Variabel

nama = "Andi" umur = 16 tinggi = 165.5

Menampilkan Variabel

print(nama) print(umur) print(tinggi)

Hasil Output

Andi 16 165.5

F. Tipe Data Dasar

Python memiliki beberapa tipe data dasar, antara lain:

1. Integer (Bilangan Bulat)

nilai = 80 print(nilai)

Output:

80

2. Float (Bilangan Desimal)

berat = 55.5 print(berat)

Output:

55.5

3. String (Teks)

alamat = "Bandar Lampung" print(alamat)

Output:

Bandar Lampung

4. Boolean (True / False)

lulus = True print(lulus)

Output:

True

G. Menggabungkan Teks dan Variabel

Python memungkinkan penggabungan teks dan variabel menggunakan koma ,.

Contoh

nama = "Siti" umur = 17 print("Nama saya", nama) print("Umur saya", umur, "tahun")

Hasil Output

Nama saya Siti Umur saya 17 tahun

H. Input Data dari Pengguna

Python dapat menerima input dari pengguna menggunakan fungsi input().

Contoh Program Input

nama = input("Masukkan nama Anda: ") print("Halo", nama)

Contoh Output

Masukkan nama Anda: Budi Halo Budi

Keterangan:

  • Data dari input() bertipe string

  • Untuk data angka perlu konversi tipe data


I. Konversi Tipe Data

Contoh Konversi String ke Integer

umur = int(input("Masukkan umur: ")) print("Umur Anda adalah", umur)

Jika pengguna memasukkan 16, maka output:

Umur Anda adalah 16

J. Struktur Program Python Sederhana

Contoh program lengkap:

nama = input("Masukkan nama: ") nilai = int(input("Masukkan nilai: ")) print("Nama:", nama) print("Nilai:", nilai)

Program di atas menunjukkan:

  • Penggunaan input

  • Penyimpanan data ke variabel

  • Penampilan output


Penutup

Python merupakan bahasa pemrograman yang sangat tepat untuk pembelajaran awal Koding dan Kecerdasan Artifisial. Dengan memahami konsep dasar seperti output, variabel, tipe data, dan input, peserta didik telah memiliki fondasi penting untuk melanjutkan ke materi yang lebih lanjut seperti logika percabangan, perulangan, dan penerapan kecerdasan artifisial.

Pemahaman yang kuat pada tahap dasar ini akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pembelajaran pemrograman di tingkat berikutnya.

Posting Komentar

1 Komentar